Friday, 17 February 2017

Menampilkan LCD dengan Koneksi I2C Arduino

Untuk jaman sekarang jaman yang memudahkan kita dalam melakukan segala hal. Kali ini kita di manjakan dengan adanya mikrokontroler arduino, kenapa dimudahkan karena desain dan software sudah lengkap, kita tinggal program dan jalan dan untuk artikel sekarang kita belajar untuk program menampilkan data ke Lcd menggunakan I2C. untuk library dari I2C bisa didownload diartikel ini.

apa itu I2C ?? I2C adalah protokol transfer data serial. Device atau komponen yang mengirim data disebut transmitter, sedangkan device yang menerimanya disebut receiver.  I2C ini digunakan pada LCD 16x2. Artikel ini menggunakan arduino promini dan Lcd dengan koneksi I2C.


Tutorial menampilkan LCD dengan koneksi I2C pada Arduino:

1. Pasang koneksi pada LCD 4 kabel sesuai keterangan.


 Sesuaikan VCC = 5VDC; GND = GND Arduino; SDA = A4; SCL = A5

2. Untuk Pin Arduino pro mini bisa melihat gambar dibawah ini.


 Gambar dilingkari adalah pin A4 dan A5 atau pin SDA SCL untuk komunikasi dengan Lcd 16x2

3. Setelah dihubungkan semua Dowload terlebih dahulu Library untuk program I2C, DOWNLOAD I2C pilih "Clone Or Download" >> Download Zip. Simpan di komputer.

4. Copy dan pindahkan Library yang sudah di download tadi ke Folder librari arduino.


 Paste di tempat libraries arduino.

5. Librari ini berguna untuk memanggil program yang di ketik pada form program bahasa C arduino.
kemudian ketik program berikut untuk menampilkan ke LCD dengan arduino.

#include <Wire.h>
#include <LiquidCrystal_I2C.h>

// Set the LCD address to 0x27 for a 16 chars and 2 line display
LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 16, 2);

void setup()
{
  // initialize the LCD
  lcd.begin();

  // Turn on the blacklight and print a message.
  lcd.backlight();
  lcd.print(" Ajifahreza.com");
}

void loop()
{
  // Do nothing here...
}

6. Download program ke Arduino pro mini yang sudah di koneksikan dengan PC jika belum tau caranya bisa klik Cara Upload Program Arduino.

7. Jika sudah selesai makan arduino sudah bisa digunakan dan lcd sudah bisa digunakan. jika Kontras LCD masih redup bisa  memutar Potensio yang ada dibelakang LCD (Komponen Berwarna biru)


Sekian tutorial LCD 16x2 Menggunakan koneksi I2C dengan arduino Promini. Semoga bermanfaat bagi pembaca Ajifahreza.com.




Friday, 4 November 2016

Langkah Raspberry Pi 3 Kali Linux

Selamat berkreasi dengan raspberry pi atau disebut mini komputer. Kali ini saya akan membagikan tutorial untuk menggunakan Raspberry Pi 3 dengan operating system Kali Linux.

Sebelum Tutorial nya persiapkan 
1. Raspberry Pi 3
2. SD-Card 8 Gb lebih besar lebih baik
3. Software Image Writer dan OS Kali Linux

Untuk dowload OS Kali Linux bisa DISINI KALI LINUX OS RASPBERRY PI 2/3.

 Raspberry Pi 3

Setelah download OS Kali Linuxnya Download Juga IMAGE WRITER untuk mengupload file Image Kali Linux ke SD Card

3 Langkah untuk Upload Kali Linux di Raspberry Pi 3 :

1. Pasangkan SD-Card yang akan di gunakan untuk Raspberry Pi ke Laptop dengan SD-Card Adapter jika perlu, Buka Software Image Writer yang sudah di download tadi dan cari file Image Kali Linux.


2. Klick Write untuk memulai mengupload file Image Kali Linux ke SD-Card


3. Tunggu Selesai dan Sukses ,,,, SD Card siap di masukan ke Raspberry pi dan siap digunakan OS Kali Linuxnya.

Untuk memulai pastikan Raspberry anda sudah ada display untuk tampilannya. Bisa menggunakan HDMI TV atau pun LCD Touchscreen Raspberry.



Password masuk OS Kali Linux Raspberry Pi

Username : root
Password : toor

Sekian Tutorial dari Ajifahreza.com  Langkah Menggunakan Raspberry Pi dengan Kali Linux.
Semoga Bermanfaat meskipun sederhana.

Friday, 30 September 2016

Cara Menggunakan Arduino Pro Mini

Cara menggunakan arduino pro mini dengan Pl2303. Selamat Hari Sabtu, 1 Oktober 2016. Libur kerja sedikit mengulas tentang hobi eletronika, kali ini menggunakan board yang sudah jadi dan banyak di pasaran. Iseng iseng aja untuk mengikuti zaman yang semakin berkembang dan juga biar gak ketinggalan dengan nama Arduino. 


Arduino Mini adalah board mikrokontroler Atmega328 yang memiliki 14 digital input/output dimana 6 dapat digunakan sebagai output PWM.

Spesifikasi Arduino Pro Mini :
Microcontroller

ATmega328 *
Board Power Supply 3.35 -12 V (3.3V model) or 5 - 12 V (5V model)
Circuit Operating Voltage 3.3V or 5V (depending on model)
Digital I/O Pins 14
PWM Pins 6
UART 1
SPI 1
I2C 1
Analog Input Pins 6
External Interrupts 2
DC Current per I/O Pin 40 mA
Flash Memory 32KB of which 2 KB used by bootloader *
SRAM 2 KB *
EEPROM 1 KB *
Clock Speed 8 MHz (3.3V versions) or 16 MHz (5V versions)

Untuk lebih lengkapnya bisa di lihat di web resmi arduino : https://www.arduino.cc/en/Main/ArduinoBoardProMini

Memprogram arduino menggunakan USB to TTL Modul PL2303 jika belum punya drivernya bisa di download di sini. Driver Downloader Arduino Pro Mini



USB PL2303 adalah USB to TTL yang akan digunakan untuk meng upload program ke Arduino Pro Mini untuk rangkaian nya bisa di lihat disini.
Sambungkan Arduino Pro Mini dengan USB PL2303 dengan ketentuan seperti diatas. Tx dan Rx Sebagai komunikasi Arduino dengan PL2303, VCC dan GND digunakan sebagai supplay Arduino Pro Mini. 

Setelah disambungkan Arduino dengan Usb PL2303 buka software Arduino untuk Upload programnya.

1. Pilih Board Arduino Pro Mini


2. Pilih COM yang digunakan


3. Pilih Downloader yang digunakan


4. Pilih Contoh Program Blink untuk menyalahkan Led


5. Compile Program dengan mengklik (V) Centang di kanan atas. Bebas bisa di edit programnya.


6. Setelah Di Compile Upload Program ke Arduino dengan Klick Simbol Arah Kanan. 

Setelah selesai di upload lihat hasilnya pada Arduino Pro Mini. Led pada pin 13 nyala kedip kedip.

Note: Untuk memprogram Arduino pro mini dengan menekan tombol yang ada di arduino setelah klick upload. tahan tombol kecil itu sampai ada led yang nyala pada PL2303 lalu lepaskan tombol yang ditahan tadi. Kemudian muncul led  prosses upload. dan berhasil di upload. jika kurang mengerti bisa lihat video di bawah ini.


Sekian Tutorial dari saya tentang Cara Menggunakan Arduino Pro Mini Semoga bermanfaat dan tetap ikuti artikel lainnya di Ajifahreza.com

Tuesday, 21 June 2016

Membuat Daftar Menu dan Ditampilkan di Label

Membuat Daftar Menu Warung dan Ditampilkan di Textbox. Sebuah aplikasi visual basic yang bisa dibuat salah satu nya adalah aplikasi menu untuk sebuah warung makan. Dijaman modern mungkin akan lebih mengutamakan pekerjaan dengan komputer. Tapi terkadang juga lebih cepat tanpa mengunakan komputer. Untuk membuat sebuah aplikasi menu untuk warung cukup sederhana dan mudah. Seperti contoh :
Diatas adalah salah satu contoh aplikasi daftar menu untuk sebuah warung makan. Untuk desainnya bisa disesuaikan sendiri. Cara kerjanya aplikasi ini hanya menampilkan Menu yang di klick pada Option seperti contoh :
Jika kita meng klik menu Gado Gado dan Es Jeruk akan ditampilkan pada label seperti diatas. Komponen yang digunakan pada VB :
  1. Option = 9 Buah 
  2. Label = 2 Buah
  3. Komponen Desain seperti Frame = 2 Buah
Untuk Sourcode Menu Makanan Warung bisa di copy di sini gratis karena sangat mudah. 
Sourcode :
 

Coding nya hanya menampilkan data Option ke Label. Klick 2 kali pada menu option untuk memasukkan Codingnya. Label1.Caption = "Soto Ayam" ketik coding seperti itu pada semua option jangan lupa merubah menunya. Contoh seperti di gambar atas.
 
Cukup sekian tutorial paling sederhana untuk Membuat Menu Warung Makanan Semoga bermanfaat dan juga bisa dibuat dasar coding untuk membuat yang lebih luar biasa. Membuat Menu Makanan dan Ditampilkan di Label Visual Basic by Ajifahreza.com

Friday, 17 June 2016

Jurnal Teorema Thevenin Northon

JURNAL TEOREMA THEVENIN NORTHON
Yusuf Arditia Pratama, Rizki Rahmat Hidayat, Surya Susiratmaka

Fakultas Teknik Elektro Universitas Udayana

Abstrak

Dalam praktikum rangkaian arus searah terdapat teorema yang akan dibuktikan secara langsung dan mempelajari bagaimana hal itu terjad, teorema tersebut adalah teorema thevenin dan northon. Bertujuan untuk memahami dan menerapkan rangkaian setara thevenin dan rangkaian secara northon. Variable yang diukur dalam praktikum ini adalah tegangan, arus pada rangkaian tanpa potensiometer atau RL dan  tegangan arus pada rangkaian dengan menggunakan potensiometer. Hasil pengamatan menunjukan bahwa untuk mengukur tegangan dan hambatan pada rangkaian thevenin serta kuat arus dan tegangan pada hambatan beban yaitu dengan menghidupkan power supplay, sedangkan pada kuat arus norton dihubung singkat. Pembahasan pada praktikum ini adalah pada percobaan yang dilakukan, digunakan empat buah resistor dimana R1 paralel dengan R2 kemudian seri dengan R3 lalu seri dengan R4 dan pada rangkaian dipasang ampere meter secara seri dan voltmeter secara paralel. Kemudian mencari nilai
ETh , RTh , ,  dan Irl yang akan dibandingna dengan hasil analisis data dan analisis grafik. Kesimpulan yang diperolerh dari hasil praktikum ini adalah pada rangkaian setara Thevenin nilai tegangan keluaran tetap meskipun arus mengalir beda pada tegangan yang sama. Pada rangkaian setara Norton nilai arus yang dihasilkan tetap meskipun hambatan yang digunakan atau yang dipasang pada keluarannya beda pada tegangan yang sama. Dan dari praktikum ini adalah hubungan Vrl dan Irl berbanding terbalik, jika nilai Vrl semakin naik (Besar) maka Irl semakin turun (Kecil).

Kata Kunci: Teorema Thevenin, Teorema Norton, Tegangan, Kuat arus
 
Metode Dasar

Ada dua bentuk rangkaian setara, yaitu rangkaian setara thevenin dan rangkaian setara Norton.
Definisi Tegangan dan Hambatan Thevenin

Hambatan Thevenin : RTH = ROC ....(1)

Tegangan Thevenin, VTH, didefinisikan sebagai tegangan yang melewati terminal beban saat hambatan beban terbuka, karena ini tegangan Thevenin terkadang disebut tegangan rangkaian terbuka.
Definisinya :

Tegangan Thevenin : VTH = VOC
dengan VOC merupakan singkatan dari "Open - Circuit Voltage"
hambatan Thevenin didefinisikan sebagai hambatan yang diukur antara - terminal saat seluruh sumber dibuat nol (dihubungsingkatkan) dan hambatan beban terbuka sebagai definisi :

Gambar 1.1 memperlihatkan sebuah kotak hitam (black box) yang mengandung rangkaian dengan sumber searah (DC) dan hambatan linear  (hambatan yang tidak berubah dengan naiknya tegangan).
Theorema Thevenin merupakan alat bantu aplikatif dalam dunia elektronika. Theorema ini tidak hanya menyederhanakan dalam perhitungan, tapi juga memungkin kan kita untuk menjelaskan operasi rangkaian yang  tidak mampu dijelaskan anya dengan menggunakan persamaan Kirchhoff (Martawijaya, dkk, 2008).

Definisi Arus dan Hambatan Norton

Arus Norton IN, didefinisikan sebagai arus beban saat hambatan dihubung singkat. Karena ini, arus norton terkadang disebyut juga dengan arus hubung singkat (Short - Sircuit Current , ISC), sebagai definisi :

Arus Norton : IN = ISC .... (2)
Hambatan Norton, RN adalah hambatan yang diukur oleh ohm meter pada terminal beban saat seluruh sumber diturunkan menjadi nol dan hambatan beban dibuka (dilepas). sebagai definisi

Hambatan Norton : RN = ROC ...(3)
Karena hambatan Thevenin dan hambatan Norton memiliki definisi yang sama, maka dapat dituliskan :
RN = RTH ....(4)

Penurunan ini menunjukan bahwa hambatan Thevenin sama dengan hambatan Norton. Apabila kita menghitung hambatan Thevenin sebesar 10 kW, maka hambatan Norton juga sebesar 10 kW.
Gambar 1.2 memperlihatkan sebuah kotak hitam (black box) yang mengandung rangkaian apa saja dengan sumber searah dan hambatan linear.

Martawijaya, dkk, 2008)
Norton membuktikan bahwa rangkaian dalam kotak hitam pada seperti gambar 1.2(a) diatas akan menghasilkan tegangan beban yang sama dengan rangkaian sederhana Gambar 1.2(b). Sebagai penurunan, theorema Norton terlihat sebagai berikut.

VL =IN (RN || RL)....(5)
Dengan kata lain, tegangan beban sama dengan arus norton dikalikan dengan hambatan Norton yang paralel dengan hambatan beban (Malvino 2003).
Sebelum kita definisikan hambatan Norrton setara  dengan hambatan Thevenin. Tetapi perhatikan perbedaan posisi hambatan. hambatan Thevenin selalu diseri dengan sumber tegangan, sedangkan hambatan norton selalu paralel dengan sumber arus (Sutrisno, 1986).

2. Identifikasi Variable

Kegiatan I
a. Variabel manipulasi : tegangan sumber (Volt)
b. Variabel respon : Tegangan Thevenin (Voly) dan Arus Norton (Ampere)
c. Variabel kontrol : Resistansi (resistor)(Ω)
Kegiatan II

a. Variabel manipulasi : Tegangan Output (Volt)
b. Variabel respon : Arus output (Ampere)
c. Variable kontrol : Resistansi resistor (R1, R2, R3) (Ω)

3. Definisi Operasional Variabel
 a. Kegiatan I 


1. Tegangan Sumber (Vs) : adalah tegangan yang berasal dari poer supply yang terbaca pada voltmeter dimana besarnya mulai 2 V sampai 12 v dan satuannya adalah volt.
2. Tegangan Thevenin (Voc) : adalah tegangan yang jatuh pada resistor (R2) dan terbaca pada voltmeter dengan satuan adalah volt.
3. Arus Norton (IN) : adalah arus yang mengalir pada rangkaian terbaca pada amperemeter dengan satuan Ampere (A)
4. Resistansi resistor (R1, R2, R3) : besarnya nilai hambatan pada resistor yang dapat dibaca dari warna cincin pada resistor dalam satuan Ω

b. Kegiatan II
1. Hambatan dalam (RL) : hambatan yang diubah dengan menggunakan resistor variabel (Potensiometer) yang satuannya adalah ohm.
2. Tegangan Keluaran (V0) : perubahan nilai tegangan yang terbaca pada voltmeter seiring dengan perubahan potensiometer untuk mencapai tegangan maksimalnya dengan satuan Volt.
3. Arus Beban (IL) : perubahan nilai arus yang dibaca pada amperemeter akibat dari nilai potensiometer yang dirubah dengan satuan Ampere (A).
4. Resistansi Resistor (R1, R2, dan R3) : besarnya nilai hambatan pada resistor yang dapat dibaca dari warna cincin pada badan resistor dalam satuan ohm (Ω)

4. Alat dan Bahan
a. Resistor, 3 buah
b. Potensiometer, 1 buah
c. Power Supply 0 - 12 VDC, 1 bua
d. Voltmeter 0 - 10 VDC, 1 buah
e. Amperemeter 0 - 1 ADC, 1 buah
f. papan kit, 1 buah
g. kabel penghubung

Prosedure Kerja
a. Mencatat spesifikasi masing masing komponen yang digunakan
b. Membuat rangkaian seperti gambar berikut diatas papan kit yang telah disediakan.
c. Mengatur tegangan sumber sebesar 2 v lalu mengukur tegangan rangkaian buka (VOC) antara titik A dan B tanpa beban RL dan menghubung singkat Arus (ISC) dengan menempatkan sebuah Ammeter melintas A - B (VOC dan ISC tidak diukur bersamaan).
d. Mengukur pula besar resistansi total rangkaian dengan melepas power supply (rangkaian dihubung singkat pada posisi sumber dan tanpa beban).
e. Melakukan langkah 3 untuk tegangan sumber 4 V, 6 V, 8 V, dan 10 V.
f. Selanjutnya memasang beban RL pada keluaran rangkaian seperti gambar berikut.
g. Mengatur potensiometer pada posisi minimum dan mengukur tegangan keluaran (Vo) dan arus beban (IL)
h. Melanjutkan dengan mengubah nilai RL hingga maksimum. Mencatat nilai arus dan tegangan setiap peribahan RL.


7. Pembahasan
Dalam rangkaian setara, terdapat dua jenis yaitu rangkaian setara Thevenin dan Rangkaian setara Norton.


a. Kegiatan 1
Pada kegiatan ini, hubungan antara tegangan Thevenin dan Arus Norton akan diselidiki. Secara teori, nilai tegangan Thevenin, arus Norton serta hambatan Thevenin dinyatakan dalam bentuk perhitungan yang telah ditampilkan sebelumnya. Jika dibandingkan dengan nilai yang dinyatakan dalam perhitungan (nilai teori), seperti nilai tegangan Thevenin 1.84 Volt, 3.69 Volt, 5.53 Volt, 7.38 Volt, 9.22 Volt, dan 11.07, hambatan Thevenin 993.61 Ω, arus Norton 1.85 mA, 3.71 mA , 5.56 mA , 7.43 mA , 9.28 mA , 11.14 mA, dengan nilai dalam tabel (nilai praktek) dengan tegangan Thevenin 1.66 Volt, 3.41 Volt, 5.33 Volt, 7.15 Volt, 9.00 Volt, 10.84 Volt, untuk hambatan Thevenin 1074 Ω, untuk arus Norton yaitu 1.41 mA, 3.01 mA, 5.10 mA, 6.83 mA, 8.77 mA, 10.63 mA, perbedaan antara nilai teori dan nilai yang diperoleh dari percobaan dinyatakan dalam %diff dengan besar penyimpanan terkecil sebesar 0.64 % dan besar penyimpanan terbesar yaitu sebesar 26.99 % sehingga dengan hasil ini prakteknya sesuai dengan teori. Timbulnya nilai yang menyimpang dari nilai yang sebenarnya disebabkan oleh faktor human error. Kesalahan praktikan dalam proses pengambilan data dikarenakan kurang ketelitian dalam pembacaan alat ukur.

b. Kegiatan II
Pada kegiatan ini, pengaru hambatan beban terhadap tegangan dan arus output akan diselidiki dan hasilnya akan ditampilkan dalam sebuah grafik. Berdasarkan grafik, nilai dari hambatan potensiometer diperbesar dan hasilnya terlihat besarnya tegangan meningkat seiring dengan turunnya nilai kuat arus. Ini sesuai dengan hukum ohm. Nilai hambatan secara teori diperoleh sebesar 993.61 Ω, sedangkan nilai hambatan yang diperoleh secara praktek sebesar 1074 Ω. Sehingga hasil praktikum sesuai dengan teori (Hukum Ohm) serta untuk hambatan Thevenin dengan batas toleransi 5 %, maka hasil prakteknya sesuai dengan teori Besarnya penyimpangan nilai praktek dari  nilai teori adalah 7.78 %. Timbulnya nilai yang menyimpang dari nilai yang sebenarnya disebabkan juga oleh faktor alat ukur. Kesalahan praktikan dalam proses pengambilan data dikarenakan alat ukur yang sangat sensitif dan harus digunakan secara manual. Kendala utama praktikan adalah ketepatan dalam merngubah nilai hambatan pada potensiometer.

8. Kesimpulan
a. Besarnya nilai tegangan Thevenin, hambatan Thevenin dan arus Norton yang diperoleh secara teori menghampiri nilai yang diperoleh melalui percobaan. Dengan besar penyimpangan yang kecil sebesar, dapat dikatakan hasil percobaan sesuai dengan teori.
b. Berdasarkan hukum ohm, besarnya hambatan berbanding lurus dengan besarnya tegangan dan berbanding terbalik dengan besarnya arus. Sehingga semakin besar nilai hambatan beban, maka tegangan semakin besar dan arus semakin mengecil dan hal tersebut sesuai dengan teori.

DAFTAR RUJUKAN
A scientific society under departement of electronics. 1999. Basic Electronic Components and Hardware-1. India : New Delhi.
Boylestad. 2000. Introductory Circuit Analiysis.New york : Cambridge University Press.
Farchani, Rosyid Muhammad. 2007. Sains Fisika 3. Solo: PT Wangsa Jatso Lestari.
Ramadhani, muhammad. 2008. Rangkaian Listrik. Jakarta: Erlangga.
Wang, Meizong.1994. Understandable Electric Circuits.China : Global Media.

Friday, 27 May 2016

Membuat Aplikasi Pencari Jenis Bilangan

Hello For ALL lama gak update di Blog ini, masih update di Ajifahreza.com soalnya ..hehe.. gimana hari ke dua di bulan ramadhan ini pasti sehat alhamdulillah.. sekaranng mari kita mengenal  sebuah software aplikasi yang bernama Visual Basic. Apa itu Visual Basic ?? anak elektronika pasti semua tahu dan pernah di ajarkan sedikit waktu sekolah. Visual Basic adalah suatu software untuk membuat sebuah aplikasi  yang  menggunakan bahasa pemrograman yang diberi nama bahasa basic. Bahasa basic sendiri adalah bahasa paling sederhana bagi mereka yang tidak terlalu familiar dengan dunia bahasa pemrograman. Sedikit pengertian singkatnya tentang Visual Basic.
Untuk kali ini saya membuat sebuah Aplikasi Pencari Jenis Bilangan Menggunakan Visual Basic. Sebuah aplikasi sederhana bagi pemula yang baru berkenalan dengan software Visual Basic. aplikasi ini digunakan untuk mencari apakah bilangan tersebut termasuk bilangan ganjil atau bilangan genap. Untuk jumlah  bilangan yang sedikit mungkin tidak terlalu sulit membedakan jenis bilangan tersebut, tapi jika jumlah bilangannya banyak maka cukup kesulitan untuk menentukan apakah bilangan itu termasuk bilangan ganjil atau bilangan genap.
Aplikasi ini sangat cocok untuk anak anak yang baru belajar menganal bilangan genap dan ganjil. Lanjut saja ini adalah tampilan aplikasi tersebut

Aplikasinya sangat sederhana cukup memasukan jumlah angka kemudian klick cek maka pada form keterangan akan muncul Jenis Bilangan Genap atau Ganjil. Untuk membuatnya cukup mudah lanjut ke tutorialnya. Tutorial membuat aplikasi pencari jenis bilangan :
  1. Buka Software Visual Basic yang sudah di instal kemudian buka form baru Standart Exe klick Ok
  2. Kemudian desain seperti tampilan ini
    bisa menggunakan kreatifitas sendiri sendiri.
  3. Komponen yang digunakan antara lain : 2 x Textbox ; 2 x Commandbutton ; 2 x Label
  4. Dijelaskan Fungsi masing masing. Textbox berfungsi untuk memasukan jumlah bilangan, Commandbutton berfungsi untuk pemberi perintah, dan label berfungsi untuk memberi nama keterangan untuk memperjelas. untuk mengganti nama komponen pada property cari "caption"
  5. Setelah membuat desain visual mulai memasukkan program dengan cara klick 2 kali pada commandbutton1 sampai keluar gambar
  6. Copy paste huruf berwarna biru program ini pada visual basic yang dibuat tadi pada perintah command1  bil = Val(Text1)
    If bil Mod 2 = 0 Then
    ket = "GENAP"
    Else
    ket = "GANJIL"
    End If
    Text2 = ket
  7. Copy paste huruf berwarna biru program ini pada visual basic yang dibuat tadi pada perintah command2   Text1 = ""
    Text2 = ""
  8. Setelah selesai coba aplikasi dengan menekan tombol F5
Aplikasi selesai dibuat dan bisa di kembangkan lagi menurut kreativitas masing masing. sekian artikel Membuat Aplikasi Pencari Jenis Bilangan bisa juga Download gratis aplikasi Pencari Jenis Bilangan DISINI buka menggunakan software Visual Basic dan bisa di edit ulang. Meskipun kurang bisa dipahami semoga bermanfaat. Apabila ingin tahu lebih lanjut tentang aplikasi ini bisa komentar di artikel ini.

Tuesday, 24 May 2016

Mikrokontroler AVR IDC 003


OVERVIEW

Mikrokontroler AVR IDC 003 adalah modul mikrokontroler yang bisa menggunakan IC Atmega16 / 32 (Datasheet). Mempunyai output 8 buah Led 3 mm yang siap digunakan di PORTB dalam kondisi Low, sudah dilengkapi IC 7805 untuk tegangan stabil 5 V dari supply eksternal. Keunggulan Modul mikrokontroler ini sudah dilengkapi konektor IDC yang dapat dikoneksikan langsung dengan downloader USBASP.


Mikrokontroler AVR IDC 003 juga menyediakan 2x PORTA ; 2x PORTB; 2x PORTC; 3x PORTD yang dapat digunakan sebagai I/O. Dilengkapi dengan tombol reset dan juga disediakan 3 buah tombol pada PIND0, PIND1, PIND2. Menggunakan Xtal 12.000 Mhz.

Mikrokontroler AVR IDC 003 was design by Ajifahreza.com

SCHEMATIC


 Schematic Diagram of Mikrokontroler AVR IDC 003

Layout Tata Letak Komponen


SPECIFICATION AVR IDC 003
  • IC Atmega16/32
  • Programmer USBASP Port IDC 10Pin
  • 8 Buah Led (PORT B)
  • 3 Buah Push Button (PORTD.0 ; PORTD.1 ; PORTD.2 )
  • Voltage Divider untuk input ADC
  • 8 Buah PORT ke Luar (2xPORTA ; 2xPORTB ; 2xPORTC ; 2xPORTD)
  • Supplay External 5V Regulator LM7805
  • Xtal 12.000 MHZ
  • 4 Buah Spaser
POWER

Mikrokontroler AVR IDC 003 Menggunakan power supply eksternal 5v. Bisa menggunakan sampai 12 Vdc karena sudah dilengkapi IC penurun tegangan regulator LM 7805. Output dari IC ini 5 Vdc. Modul ini juga bisa digunakan tanpa supply eksternal dengan menggunakan Downloader USBASP yang terkoneksi dengan Komputer. PLUG n PLAY.

DESIGN

Modul IDC 003 mempunyai desain menarik. Simple dan dilengkapi spacer sebagai dudukan PCB. Menggunakan PCB yang berkualitas dengan desain warna merah pada layour jalur. Modul ini juga menggunakan ZIF Socket untuk IC ATmega mikrokontroler. Fungsi ZIF Socket ini untuk memudahkan kita melepas dan memasang IC Mikrokontroler



PROGRAMMING

Modul  menggunakan komunikasi USBASP (Install Driver USBASP). Setelah di install bisa menggunakan software PROGISP (Download ke Mikrokontroler) untuk melakukan programming ke mikrokontroler. Download PROGISP

Friday, 29 April 2016

Menghilangkan Command pada VB

Selamat malam, kali ini berbicara tentang Command Pada VB. Command digunakan untuk tombol perintah pada VB.bagaimana cara menghilangkannya cukup dengan coding berikut.
Command 1 adalah tombol dengan Caption "Open" dan command 2 adalah  tombol dengan Caption "Close". gambar 2 adalah Code untuk Command dan hasilnya :

Sederhana untuk belajar semoga bermanfaat. Sekian artikel tentang Cara Menghilangkan Command Pada VB by Ajifahreza.com. Semoga bermanfaat bagi pemula
Cara Seo Blogger