Sering kita jumpai beberapa error pada saat upload program ke mikrokontroler, salah satunya Error WiFiClientSecure. Pengalaman yang akan saya tulis kali ini bagaimana sih mengatasi error WiFiClientSecure ?
Read More
Bismillahirahmanirahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, kali ini saya membagikan sebuah rangkaian dari arduino dan sim800l. Saya membuat artikel ini karena banyak dari temen temen yang merasa kesulitan memakai sebuah modul sms yaitu sim800l. Rangkaian ini berdasarkan pengalaman saya selama ini di bidang elektronika bermain dengan sim800l jadi bisa ditiru dicoba ataupun dikritik haha, banyak juga saya baca baca komentar "Itu daya nya gak kuat jika ambil dari arduino" jawaban saya "silahkan dicoba dulu" insyaAllah berhasil.
Langsung saja saya beri Rangkaian Sederhana Sim800l dengan arduino.
Read More
Kali ini kita membahas sensor suhu sederhana. Sensor suhu dan kelembaban type DHT11. Sensor suhu DHT11 adalah salah satu sensor yang dapat mengukur dua parameter yaitu suhu dan kelembaban udara (humadity).
Read More
Mikrokontroler AVR dan Arduino Uno. Apa yang membedakan antara kedua Mikrokontroler tersebut. Sekarang kita dimudahkan dengan adanya Arduino. Semua program example sudah ada di Software Arduino IDE. Sedangkan untuk AVR pemakaian untuk menulis program bisa tergantung user masing masing. Bisa menggunakan Codevision, Bascom, Win AVR dan lain lain. Juga untuk Upload program ke mikrokontroler juga bisa menggunakan Progisp, Khazama dan lain lain.
Mikrokontroler AVR
Arduino Uno
Untuk IC yang digunakan yaitu dari Atmel. AVR Menggunakan ATmega16,32,8535 dll, sedangkan Arduino menggunakan ATmega328,ATmega168.
Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat
open-source, diturunkan dari
Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel
AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri
Untuk mikrokontroler AVR IDC-003 menggunakan USBASP sebagai downloadernya.
DiArtikel ini saya membahas spesifikasi antara Mikrokontroler AVR IDC-003 dari Ajifahreza.com dan Arduino Uno.
SPECIFICATION AVR IDC-003
- IC Atmega16/32/8535
- Menggunakan ZIF 40 Socket IC
- Programmer USBASP Port IDC 10Pin
- 8 Buah Led (PORT B)
- 3 Buah Push Button (PORTD.0 ; PORTD.1 ; PORTD.2 )
- Voltage Divider untuk input ADC
- 8 Buah PORT ke Luar (2xPORTA ; 2xPORTB ; 2xPORTC ; 2xPORTD)
- Supplay External 5V Regulator LM7805
- Xtal 12.000 MHz
- 4 Buah Spaser
SPECIFICATION ARDUINO UNO
- IC ATmega328P
- Operating Voltage 5v
- Digital I/O Pins 14 (of which 6 provide PWM output)
- Analog Input Pin 6
- DC Current per I/O 20 mA
- Flash Memory 32 Kb
- SRAM 2 KB (ATmega328P)
- EEPROM 1 KB (ATmega328P)
- Clock Speed 16 MHz
- Led_Builtin 13
- Length 68.6 mm
- Width 53.4 mm
- Wight 25 g
Untuk spesifikasi bisa melihat datashet IC yang digunakan. Untuk fitur nya saja yang membedakan.
Untuk lebih lengkapnya Arduino Uno bisa dilihat di web resmi Arduino
Sekian artikel kali ini Mikrokontroler AVR dan Arduino. Semoga bermanfaat.
Read More
Flash Verify Error At: 0h Sebuah pesan muncul jika kita sedang menggunakan sebuah software mungkin sedikit mengganggu kita. Apalagi pesan tersebut berisi "Error" bisa membuat kita berfikir lebih.
Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya menggunakan software Progisp untuk mengupload program ke mikrokontroler. Pesan "
Flash Verify Error At : 0h" Sebuah pesan bisa saja muncul jika kita salah dalam penggunaan software Progisp. Kesalahan itu bisa disebabkan banyak faktor. Disini saya tidak menjelaskan banyak tentang
Apa itu Progisp?? mungkin lain waktu bisa. Jadi lanjut saja ke pesan "
Flash Verify Error At : 0h"
- Pesan error tersebut bisa terjadi jika kita tidak mencentang "Program FLASH" pada Software Progisp saat Upload program.
Note : Centang Program Flash pada software Progisp dan coba kembali untuk melakukan upload program ke mikrokontroler.
Cara Upload Program ke Mikrokontroler dengan Progisp.
- Pesan terjadi jika kabel yang menghubungkan antara downloader USBASP ke mikrokontroler bisa saja tidak sempurna terkoneksi.
Note : Sebaiknya cek dahulu kabel downloader jika mungkin ada yang putus. Pin yang digunakan untuk upload program ke mikrokontroler adalah "Miso Mosi SCK"
- Pesan akan muncul jika pin yang digunakan "Miso Mosi SCK" di PORTB juga paralel dengan sebuah sensor, LCD atau yang lainnya.
Note : Jika kita menyambungkan Pin pada PORTB dengan sebuah LCD atau sebagainya, Waktu upload sebuah program muncul error. Cara mengatasi lepas semua sambungan yang ada di PORTB dan upload kembali programnya.
Singkat saja cara mengatasi pesan "Flash Verify Error: At 0h" mungkin jika teman teman semua ada penyebab lain bisa dishare di komentar dibawah artikel ini. Saya akan update artikel ini Cara mengatasi Flash Verify Error pada Progisp. Semoga bermanfaat by Ajifahreza.com
Read More
IC ATmega adalah produk Atmel Seri AVR yang merupakan system programable, artinya dapat kita program secara berulan ulang. Perbedaan antara Atmega16 dan Atmega 32 yaitu memory flash.
ATmega 16 mempunyai kapasitas memory 16 Kb dan ATmega 32 mempunyai kapasitas sebesar 32. Artinya jika kita menulis sebuah program maka untuk program yang panjang mempunyai flash memori lebih dari 16 Kb sebaiknya menggunakan ATmega 32. Untuk konfigurasi pin nya sendiri antara ATmega 16 dan ATmega 32 sama.
Pin Konfigurasi Pin ATmega 16 dan 32 :
Gambar diatas adalah pin konfigurasi ATmega16 dan ATmega32. Antara ATmega16 dan ATmega konfigurasi pin sama. Mempunyai jumlah pin 40 terdiri dari Pin I/O 32 Buah. PORTA = 8 Buah ; PORTB = 8 Buah ; PORTC = 8 Buah ; PORTD = 8 Buah.
Cukup sekian artikel tentang Apa Beda ATmega 16 dan 32 ?. Penjelasan yang cukup singkat kesimpulannya hanya di memori flash IC Tersebut. Untuk lebih tau pengertian memori flash tetap ikuti artikel di Ajifahreza.com. Semoga bermanfaat.
Read More