Friday, 14 April 2017

Rangkaian Penguat Buzzer Transistor

Apa itu penguatan ?? Dalam elektronika istilah penguatan sering kita dengar. Kali ini saya melanjutkan artikel yang kemarin kita sudah bahas yaitu komponen buzzer. Jika belum tau komponen buzzer bisa baca di Sini "Cara Menggunakan Buzzer".
Apakah kita pernah mencoba sebuah buzzer yang jika diberi tegangan 5V Dc dia berbunyi keras, tetapi di masukan pin mikrokontroler suara menjadi pelan. Salah satu penyebabnya adalah nilai impedansi buzzer yang besar. Pin mikrokontroler sendiri mempunyai arus maksimal output 20 mA.
 
Komponen buzzer yang di masukan pin mikrokontroler..
 
Jika kita menemui masalah buzzer yang tidak berbunyi keras, kita butuh sebuah rangkaian penguat buzzer, rangkaian ini juga biasa dipakai sebagai penguat relay, Rangkaian penguat atau komponen transistor. Sekarang kita bahas untuk penguatan buzzer. Transistor adalah komponen semikonduktor. Rangkaian transistor penguat buzzer digunakan jika buzzer mempunyai nilai impedansi lebih dari 10 ohm.
 
 
Transistor dan Buzzer

Prinsip kerja rangkaian penguat buzzer adalah transistor yang dipasang sebagai komponen penguatan bekerja seperti saklar, sebagai sirkuit pemutus dan penyambung. untuk detail pengertian transistor kita tidak bahas di artikel ini. Mungkin artikel selanjutnya . Terus saja ikuti artikel web Ajifahreza.com gratis. Komponen buzzer dengan transistor diatas menggunakan Transistor type NPN. Transistor bekerja jika basis dari transistor diberi tegangan positive 5Vdc (mengikuti datasheet komponen transistor yang dipakai). Tegangan VCC dari buzzer akan mengalir ke ground melewati buzzer sebagai beban menyebabkan buzzer berbunyi. Didalam komponen transistor itu terjadi penguatan.
 
Untuk  zaman sekarang yang sudah maju teknologi banyak sudah modul modul buzzer yang tinggal pakai, tidak perlu melakukan soldering.Tapi sebaiknya kita tahu bagaimana prinsip kerja modul ini, komponan apa yang dipakai dan kita bisa membuatnya. Bukan hanya pemakai.
 
Modul Buzzer 

Pin  modul buzzer ini ada tiga buah yaitu (VCC - I/O, GND). Rankaian modul buzzer ini sudah mengguanakan transistor. 

Keterangan Pin :
  • VCC adalah pin tegangan 5V untuk Buzzer
  • I/O adalah pin Input/Output ke mikrokontroler
  • GND adalah pin Ground

Sekian artikel dari Ajifahreza.com tentang Transistor Penguat Buzzer. Jika salah pengertian dalam artikel ini saya akan update lagi. Hanya sedikit artikelnya semoga bermanfaat. Terus ikuti web ini untuk belajar bersama elektronika. Selamat Berkarya.

Thursday, 6 April 2017

Menggunakan Buzzer Komponen Suara

Selamat malam yang sudah membaca di web ini. Kali ini saya mencoba untuk membahas tentang komponen elektronika yang bisa mengeluarkan suara. Yang banyak kita tau speaker bisa mengeluarkan suara, untuk yang lebih kecil kita bisa menggunakan buzzer. Komponen ini mudah didapat di toko eletronika. Harganya murah Rp2000 an tergantung juga diameter buzzer dan impedansinya. 
Pengertian Buzzer adalah sebuah komponen elektronika yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara. Buzzer ini biasa dipakai pada sistem alarm. Juga bisa digunakan sebagai indikasi suara. Buzzer adalah komponen elektronika yang tergolong tranduser. Sederhananya buzzer mempunyai 2 buah kaki yaitu positive dan negative. Untuk menggunakannya secara sederhana kita bisa memberi tegangan positive dan negative 3 - 12V.

Cara Kerja Buzzer pada saat aliran listrik atau tegangan listrik yang mengalir ke rangkaian yang menggunakan piezoeletric tersebut. Piezo buzzer dapat bekerja dengan baik dalam menghasilkan frekwensi di kisaran 1 - 6 kHz hingga 100 kHz.

Buzzer ini bisa kita coba tanpa menggunakan board arduino yang diprogram. Jadi kita hanya beri inputan tegangan 3 - 12 V (Tegangan Kerja Buzzer). Buzzer mempunyai nilai impedansi sama seperi speaker. Jika nilai impedansi kurang dari 10 ohm kita bisa langsung menghubungkan ke arduino dan jika impedansi yang lebih besar kita akan membutuhkan driver untuk mengangkat arus yang masuk ke buzzer. Kita bisa menggunakan rangkaian transistor. Mungkin artikel selanjutnya Buzzer dengan transistor

Seperti gambar diatas kaki positive sambungkan pada batere kutub positive dan kaki negative di sambungkan pada batere kutub negative. Maka buzzer langsung berbunyi "beep beep". Kita juga bisa menggunakan rangkaian diatas untuk mengetes apakah buzzer berfungsi atau tidak.

Note :
Yang sudah kita tau buzzer hanya bersuara satu saja. Dengan di program di arduino atau mikrokontroler lainnya kita bisa menggunakan buzzer dengan barbagai macam suara mono. Bisa dibuat lagu Do Re Mi Fa Sol La Si Do dan lain sebagainya tunggu saja di artikel selanjutnya Suara Unik Buzzer

Cukup sekian artikel Buzzer Komponen Suara Elektronika ikuti terus artikel di Ajifahreza.com. Semoga bermanfaat walaupun masih dasar sederhana. Terima Kasih

Saturday, 1 April 2017

Cara Membuat Daftar Dengan Option dan List di VB6

Selamat malam teman teman semua. Malam ini pukul 00.00 saya mencoba untuk membagi sebuah artikel tentang Cara Membuat Daftar Menu Dengan Option dan List di Visual Basic 6. Mungkin seperti ini contohnya aplikasinya.


Sebuah aplikasi komputer sederhana yang bisa dikembangkan lebih baik dari ini. Saya contohkan membuat suatu daftar film yang jika kita mengklik tombol "Drama" atau yang lainnya maka muncul daftar film yang berisi film Drama. Tentunya nama nama film tersebut kita sendiri yang menambahkan di source code nya. Yang lebih ditekankan pada artikel ini adalah bagaimana Cara menampilkan item dari Option yang kita buat ke list yang sudah tersedia.
  • Untuk pertama yang dilakukan kita menyusun komponen apa saja yang di pakai di Visual Basic.



Tambahkan komponen utama diatas dan susun sesuai selera kita masing masing. Untuk mempermudah susun sama seperti di artikel ini.
  • Setelah di susun sesuai kita. Isikan Source Code pada masing masing komponen dengan klick 2 kali pada masing masing komponen.
Note : Disana terdapat 3 buah komponen Option, 1 buah Command dan 1 buah ListBox dengan nama nama sebagai berikut.

Komponen Yang Digunakan :
Option : Option1, Option2, Option3
Command : Command1
List : List1

SOURCE CODE

Command1 :Private Sub Command1_Click()
End
End Sub

OPTION :
Private Sub Option1_Click()
List1.Clear
List1.AddItem "Go 30th Years"
List1.AddItem "Cinderella Man"
List1.AddItem "Chasing Liberty"

End Sub

Private Sub Option2_Click()
List1.Clear
List1.AddItem "Shark Boy and Lava Girl"
List1.AddItem "Spy Kids"
List1.AddItem "The Lord Of The Ring"
List1.AddItem "Starwars"
List1.AddItem "Matrik"

End Sub

Private Sub Option3_Click()
List1.Clear
List1.AddItem "Skull"
List1.AddItem "Spesies II"

End Sub

PENJELASAN PROGRAM

Note : Program Source Code berwarna biru adalah Program yang wajib di isi sedangkan yang merah bisa diganti dengan keinginan kita (didalam tanda "nama film")
Command1 : 
Hanya sebagai tombol untuk menutup sebuah aplikasi berisi perintah "End" yang artinya Selesai.
Option :
List1.Clear = untuk mengosongkan tulisan yang ada di List1
List1.AddItem "Go 30th Years" = untuk menampilkan tulisan (Go 30th Years) di Listbox
List1.AddItem "Cinderella Man" = untuk menampilkan tulisan (Cinderella Man) di Listbox

Dan hasil dari Source code  yang dibuat tadi seperti ini.


Jadi Kesimpulannya Progam di atas digunakan untuk Menampilkan Tulisan di List Box dengan Tombol Option. Cukup sederhana saja. Tinggal Pengembangan dari kita sendiri. Dasar dasar dari visual basic mari kita share bersama sama.

Ikuti terus artikel di Ajifahreza.com. Belajar dari awal elektronika visual basic dan mikrokontroler. Disini saya juga belajar dan sharing. Cukup sedikit semoga bermanfaat. Menampilkan Tulisan di Listbox. Terima Kasih
Cara Seo Blogger