Friday, 31 March 2017

Perbedaan Mikrokontroler AVR dan Arduino

Mikrokontroler AVR dan Arduino Uno. Apa yang membedakan antara kedua Mikrokontroler tersebut. Sekarang kita dimudahkan dengan adanya Arduino. Semua program example sudah ada di Software Arduino IDE. Sedangkan untuk AVR pemakaian untuk menulis program bisa tergantung user masing masing. Bisa menggunakan Codevision, Bascom, Win AVR dan lain lain. Juga untuk Upload program ke mikrokontroler juga bisa menggunakan Progisp, Khazama dan lain lain.

 Mikrokontroler AVR

Arduino Uno

Untuk IC yang digunakan yaitu dari Atmel. AVR Menggunakan ATmega16,32,8535 dll, sedangkan Arduino menggunakan ATmega328,ATmega168. Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat open-source, diturunkan dari Wiring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Hardwarenya memiliki prosesor Atmel AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri

Untuk mikrokontroler AVR IDC-003 menggunakan USBASP sebagai downloadernya.

DiArtikel ini saya membahas spesifikasi antara Mikrokontroler AVR IDC-003 dari Ajifahreza.com dan Arduino Uno.

SPECIFICATION AVR IDC-003
  • IC Atmega16/32/8535 
  • Menggunakan ZIF 40 Socket IC
  • Programmer USBASP Port IDC 10Pin
  • 8 Buah Led (PORT B)
  • 3 Buah Push Button (PORTD.0 ; PORTD.1 ; PORTD.2 )
  • Voltage Divider untuk input ADC
  • 8 Buah PORT ke Luar (2xPORTA ; 2xPORTB ; 2xPORTC ; 2xPORTD)
  • Supplay External 5V Regulator LM7805
  • Xtal 12.000 MHz
  • 4 Buah Spaser
SPECIFICATION ARDUINO UNO
  • IC ATmega328P
  • Operating Voltage 5v
  • Digital I/O Pins 14 (of which 6 provide PWM output)
  • Analog Input Pin 6
  • DC Current per I/O 20 mA
  • Flash Memory 32 Kb
  • SRAM 2 KB (ATmega328P)
  • EEPROM 1 KB (ATmega328P)
  • Clock Speed 16 MHz
  • Led_Builtin 13
  • Length 68.6 mm
  • Width 53.4 mm
  • Wight 25 g
 Untuk spesifikasi bisa melihat datashet IC yang digunakan. Untuk fitur nya saja yang membedakan.
Untuk lebih lengkapnya Arduino Uno bisa dilihat di web resmi Arduino  
Untuk lebih lengkapnya Mikrokontroler AVR IDC-003 bisa dilihat di web resmi Ajifahreza.com http://www.ajifahreza.com/2016/05/mikrokontroler-avr-idc-003.html

Sekian artikel kali ini Mikrokontroler AVR dan Arduino. Semoga bermanfaat. 

Thursday, 30 March 2017

Cara Mengatasi Flash Verify Error At: 0h di Progisp

Flash Verify Error At: 0h Sebuah pesan muncul jika kita sedang menggunakan sebuah software mungkin sedikit mengganggu kita. Apalagi pesan tersebut berisi "Error" bisa membuat kita berfikir lebih.

Artikel ini saya tulis berdasarkan pengalaman saya menggunakan software Progisp untuk mengupload program ke mikrokontroler. Pesan "Flash Verify Error At : 0h" Sebuah pesan bisa saja muncul jika kita salah dalam penggunaan software Progisp. Kesalahan itu bisa disebabkan banyak faktor. Disini saya tidak menjelaskan banyak tentang Apa itu Progisp?? mungkin lain waktu bisa. Jadi lanjut saja ke pesan "Flash Verify Error At : 0h"
  • Pesan error tersebut bisa terjadi jika kita tidak mencentang "Program FLASH" pada Software Progisp saat Upload program.

Note : Centang Program Flash pada software Progisp dan coba kembali untuk melakukan upload program ke mikrokontroler. Cara Upload Program ke Mikrokontroler dengan Progisp.
  • Pesan terjadi jika kabel yang menghubungkan antara downloader USBASP ke mikrokontroler bisa saja tidak sempurna terkoneksi.
Note : Sebaiknya cek dahulu kabel downloader jika mungkin ada yang putus. Pin yang digunakan untuk upload program ke mikrokontroler adalah "Miso Mosi SCK"
  • Pesan akan muncul jika pin yang digunakan "Miso Mosi SCK" di PORTB juga paralel dengan sebuah sensor, LCD atau yang lainnya.

Note : Jika kita menyambungkan Pin pada PORTB dengan sebuah LCD atau sebagainya, Waktu upload sebuah program muncul error. Cara mengatasi lepas semua sambungan yang ada di PORTB dan upload kembali programnya.

Singkat saja cara mengatasi pesan "Flash Verify Error: At 0h" mungkin jika teman teman semua ada penyebab lain bisa dishare di komentar dibawah artikel ini. Saya akan update artikel ini Cara mengatasi Flash Verify Error pada Progisp. Semoga bermanfaat by Ajifahreza.com

Tuesday, 28 March 2017

Perbedaan Atmega16 dan Atmega32

IC ATmega adalah produk Atmel Seri AVR yang merupakan system programable, artinya dapat kita program secara berulan ulang. Perbedaan antara Atmega16 dan Atmega 32 yaitu memory flash


ATmega 16 mempunyai kapasitas memory 16 Kb dan ATmega 32 mempunyai kapasitas sebesar 32. Artinya jika kita menulis sebuah program maka untuk program yang panjang mempunyai flash memori lebih dari 16 Kb sebaiknya menggunakan ATmega 32. Untuk konfigurasi pin nya sendiri antara ATmega 16 dan ATmega 32 sama. 

Pin Konfigurasi Pin ATmega 16 dan 32 :
  • ATmega16
  • ATmega 32

Gambar diatas adalah pin konfigurasi ATmega16 dan ATmega32. Antara ATmega16 dan ATmega konfigurasi pin sama. Mempunyai jumlah pin 40 terdiri dari Pin I/O 32 Buah. PORTA = 8 Buah ; PORTB = 8 Buah ; PORTC = 8 Buah ; PORTD = 8 Buah.

Cukup sekian artikel tentang Apa Beda ATmega 16 dan 32 ?. Penjelasan yang cukup singkat kesimpulannya hanya di memori flash IC Tersebut. Untuk lebih tau pengertian memori flash tetap ikuti artikel di Ajifahreza.com. Semoga bermanfaat.

Friday, 3 March 2017

Pengertian Metode Transmisi Komunikasi Serial

 Metode Transmisi Data. Dua kata yang mungkin kita kenal tapi tidak tau pengertiannya dalam metode komunikasi data yaitu Baseband dan Broadband. Artikel ini membahas tentang pengertian dasar saja tentang pengiriman data serial. Saya sendiri membuat sebuah persentasi tentang Komunikasi data serial dan paralel. Sumber dari gambar gambar ini adalah google.


Tranmisi baseband atau di artikan transmisi serial adalah transmisi data yang proses pengiriman datanya adalah berseri berurutan.  


Transmisi Data dimana dalam satu satuan waktu hanya satu bit yang disalurkan, dengan demikian jika data terdiri atas banyak bit, dikirim secara berurutan, satu persatu. Jadi kita anggap sederhana seperti ada sebuah kereta yang berjalan diatas rel, Gerbong kereta itu sendiri adalah data yang dikirim, Jadi jika berjalan dimulai dari Gerbong depan tengah dan seterusnya. Seperti contoh gambar dibawah ini:


Seperti yang ada di gambar diatas pengiriman karakter yang terdiri dari bit bit, dikirim dalam satuan waktu. Jadi pengiriman "10010000" secara berurutan dikirim oleh sumber dan secara berurutan diterima oleh penerima. Sumber disini bisa memakai Android PC dll.
Boudrate satuan bps diartikan (bit per second) data bit yang dikirimkan dalam 1 second ada 9600 bit.


1010111111 adalah data, bit sendiri terdiri dari 2 digit yaitu 0 dan 1. Byte terdiri dari 8 bit atau membentuk sebuah karakter.


Contoh yang saya ambil adalah Komunikasi PC dengan Mikrokontroler. Dalam komunikasi diatas menggunakan serial atau DB9 IC RS 232. Komputer adalah sumber data yang dikirim. Media data menggunakan kabel serial untuk komunikasi. Penerima adalah Mikrokontroler. Konsep dasar dari Komunikasi Serial diatas adalah PC mengirimkan karakter "A" yang digunakan untuk menyalakan led pada mikrokontroler. Mikrokontroler sebagai penerima data dari PC. Karakter "A" yang dibaca mikrocontroler untuk menyalakan led 1. 


Seperti yang dijelaskan pada gambar diatas ini. Karakter "A" yang dikirimkan oleh PC dirubah menjadi kode biner. Sebagai contoh diatas karakter yang sudah berubah menjadi kode biner menggunakan metode ASCII. Seperti tabel dibawah ini.


Karakter "A" yang dikirim kan mempunyai bentuk desimal 65. Dari bentuk desimal inilah bisa dirubah dalam bentuk biner 0 dan 1. Seperti contoh karakter A mempunyai Desimal 65 dan bentuk biner 1000001. Jadi bentuk biner inilah yang dikirmkan oleh PC dan diterima Oleh mikrokontroler. 
Jadi kesimpulan Pengiriman data Serial adalah data karakter yang dikirimkan menjadi data biner dan dikirim secara berurutan. Untuk komunkasi paralel next to be continue di Ajifahreza.com

Cukup Sekian artikel mengenai Komunikasi Serial. Semoga bermanfaat meskipun Sederhana. Dan jika salah dalam pengertian bisa saling belajar. Salam Ajifahreza.com
Cara Seo Blogger