Pengertian Kapasitor

Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik (Q) yang dapat berfungsi sebagai :
  • Filter / perata arus DC
  • Menyimpan arus sementara
  • Kopel rangkaian elektronika
Tingkat kemampuan menyimpan muatan kapasitor disimbolkan dengan (C). Persamaan hubungan kapasitor adalah C = Q/V ; V = Q/C ; Q = V.C
keterangan : V = Tegangan ; C = Kapasitansi ; Q = Muatan Listrik (Columb)

Alat yang dapat menyimpan energi muatan listrik didalam medan listrik dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik, misalnya udara vakum, keramik, gelas dan lain lain. Jika kedua ujung metal diberi tegangan listrik maka muatan positive akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatan negative terkumpul pada ujung metalnya satu lagi

Kapasitansi didefinisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor umum untuk menampung muatan elektron. Berdasarkan kegunaan Kapasitor:
  1. Kondesator tetap (nilai kapasitansinya tidak dapat diubah)
  2. Kondesator Elektrolit 
  3. Kondesator Variable
A. KONDESATOR TETAP
Suatu kapasitor yang nilainya konstant tidak berubah ubah. Kapasitor tetap ada 3 macam :
  1. Kondesator Keramik (Ceramik Kapasitor) : Bentuknya ada yang bulat tipis, ada yang persegi empat berwarna merah, hijau, coklat. Dalam pemasanganya boleh dibolak balik karena tidak memiliki kaki positive dan negative. Mempunyai kapasitas mulai dari beberapa pikofarad - ratusan nanofarad dengan tegangan kerja max 25 volt - 100 volt tetapi ada juga yang sampai ribuan volt.
  2. Kondesator Polysester : Pada dasarnya sama dengan kondesator keramik begitu juga dengan cara menghitungnya. Bentuk persegi empat seperti permen. Biasanya mempunyai warna hijau, merah, coklat dll.
  3. Kondesator Kertas (Kapasitor Padder) :  Pada radio sering dipasang seri dari spul isolator ke variable kondesator.
Kapasitor yang dipakai antara sirkuit oscilator antara lain:
  • Kapasitas 200 pF - 500 pF untuk daerah gelombang menengah (medium wave / mw) 190 meter - 500 meter.
  • Kapasitas 1000 pF - 2200 pF untuk daerah gelombang pendek (short wave / sw) 40 meter - 130 meter
  • Kapasitas 2700 pF - 6800 pF untuk daerah gelombang sw
B. KONDESATOR ELEKTROLIT
Suatu kondesator yang biasa berbentuk tabung, mempunyai dua kutub kaki berpolaritas positive dan negative ditandai dengan kaki panjang positive, kaki pendek negative
Kerusakan umum:
  • Kering (Kapasitor berubah)
  • Konsleting
  • Meledak dikarenakan salah dalam pemberian tegangan (+) dan (-) dan juga melampaui batas max Volt.
C. KONDESATOR VARIABLE
Kondesator Variable dan trimer adalah kondesator yang dapat berubah ubah kapasitasnya karena secara fisik mempunyai poros yang dapat diputar putar dengan obeng. Kondesator variable terbuat dari logam yang mempunyai kapasitas MAX sekitar 100 pF - 500 pF. Kondesator variable dengan spul antena berfungsi sebagai pemilih gelombang frekwensi tertentu yang akan ditangkap.
Lambang : 

1. Kondesator Trimmer : berfungsi sebagai pengatur pemilihan frekwensi tersebut. Kapasitasnya dibawah 100 pF.
Lambang : 
Kerusakan umum : Konsleting, setengah konsleting (penangkapan gelombang tidak normal)
>> Kondesator Tantalum
merupakan elektrolit kapasitor yang elektrodanya terbuat dari material tantalum, karakteristik tempreatur dan frekwensi lebih bagus dari pada elektrik kapasitor ini terbuat dari bahan alumunium dan kebanyaan digunakan untuk system menggunakan sinyal analog.
>> Kondesator Mylar (Polyester Film)
Dielektrik kapasitor ini terbuat dari polyester film, mempunyai karakteristik suhu yang lebih bagus dari semua jenis kapasitor diatas, dapat digunakan untuk frekwensi tinggi. Bisa digunakan untuk frekwensi tinggi dan rangkaian analog. kapasitas ini memiliki toleransi +- 5 persen - +-10 persen.
>> Kapasitor Mika 
Kapasitor mika mempunyai kestabilan bagus karena tempreatur koefisien rendah, karena karakteristik sangat bagus biasanya digunakan untuk rangkaian resonansi. Filter untuk frekwensi tinggi dan rangkaian yang menggunakan tegangan tinggi, misalnya radio pemancar yang menggunakan tabung transistor. Kapasitor mika tidak mempunyai nilai kapasitan tinggi dan harganya relatif mahal.

Pengisian dan Pengosongan Kapasitor
A. Pengisian Kapasitor
Pengisian kapasitor sama halnya dengan kita mengisi sebuah bak air yaitu dari kosong sampai terisi penuh. 
Jadi, tegangan pada kapasitor pada kapasitor yang mula mula dari nol akan naik terisi sampai tegangan max yang diberikan. 
B. pengosongan Kapasitor
Pada pengosongan kapasitor prinsipnya sama dengan pengisian kapasitor, hanya berlaku terbalik, yaitu tegangan yang ada di kapasitor semakin lama semakin kecil mendekati nol volt 
Jadi, tegangan pada kapasitor awalnya max setelah dihubungkan dengan R akan menurun sampai mendekati nol Volt. 
Artikel Terkait

1 komentar:

  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai elektronika
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis mengenai elektronika yang bisa anda kunjungi di Informasi Seputar elektronika

    ReplyDelete

Cara Seo Blogger